Masih teringat di sore tadi...
kebahagiaan semu...
tak adakah sdikit rasa...
ataukah iba...
lihatlah seluruh prosesnya...
atau sebagian saja...
jika tak bisa... sedikit saja...
atau mungkin menganggap diri ini nista...
sedikit saja... dlm sujud ingin bahagia...
sedikit saja... rendahny diri dipertaruhkan...
sedikit saja... tak ada akal untuk rasa...
sedikit saja... lihatlah...
dlm beningny air menitik sepi...
sedikit saja... tak ingin lebih... hnya bersama...
sedikit saja...
mohon jiwa bersenandung sendiri...
mengingat sore tadi...
kebahagiaan semu...
kembalilah dng iba...
walau diri serendahnya dipandang mata...
sedikit saja...
diri bermohon dlm lamunan tetesen bening lagi...
sedikit saja...
tak ingin mengingatnya...
derita rasa yg dianggap nista...
17.44
Pandangan itu adlh jwaban..
tak ada harap dan waktu mengulang...
skrg mngerti....
bagaimana langkah dlm menerima...
tak mnggenggam...
jarak itu mengisyaratkan...
bhwa takdir kehendak adalah keniscayaan...
skrg mengerti... tpi berat dlm melangkah...
menerima saat ini...
derita dlm beningny embun dlm balutan mata...
Rabu, 08 Maret 2023 - 00.38
Menyerahlah dalam pesan yg bijak..
tak akan... tak pupus harap dlm perjuangan...
percayalah... masih ada cahaya dibesok pagi...
walau embun bertabur dalam sayatan yg telah terbiasa sejak jemari bersenandung...
Cukupkanlah...
krena tak ada kemungkinan...
jnglah mmbuat kputusasaan...
berilah smngt hati tuk meraihnya...
tetap kokoh ingin kebahagiaan...
dlm dunia yg berbeda....
tpi ini kan memudar...
dlm waktu yg akan mundur perlahan...
dan menua dlm mimpi embunnya...
yaa... menunggu dlm pahitnya rasa...

Komentar
Posting Komentar