Langsung ke konten utama

Postingan

Menyimpan Rasa-End

Hari ini... Sngat Lelah dalam usaha untuk mendapatkan hatinya... Cukupkan lah... dan tersimpan... dalam penantian hingga waktu yg akan menjawab... dan Besok... Hari baru dalam kenangan luka yg terpendam... inilah catatan sandiwara dan lelucon sang penakluk yg meronta...  dan tak didengarnya... bahkan dianggap tak ada...
Postingan terbaru

Topeng Sandiwara

Disetiap hari, dalam topeng sandiwara... Berlaku sama... dalam gerak dan tawa... Tak perlu diucap... diperlihatkan lagi... agar mengerti... karena tak guna jika ingin bersandar... ini lah pilihan diri yg tak bertakdir... Tak terpikir hal yg kebetulan... Menuai bnyak kesamaan... dan dalam latar belakang diri... tpi kenyataan... kita berbeda... masih teringat dlm harapan dan senandung doa... yang kini masih terawat dalam topeng laku biasa...  malam ini... teriakan lelah dan penat... selalu bertanya, sampai kapan...  bersandiwara hidup dalam kamus jenaka... dan abu abu...  ya... bertemu tanpa sengaja... mencintai secara tiba-tiba... melupakan dengan terpaksa... ceritanya singkat namun melekat... hanya moment bukan komitmen... sekedar hadir bukan takdir... bukan kamu yang menyakitiku... tapi harapanku terlalu memaksa untuk bisa bersamamu... diri sudah berusaha untuk lupa... tapi semesta slalu saja punya cara untuk membuatku mengingatmu kembali secara tiba-tiba... dan skrg dir...

Memandang Saat Dia Tidur - Bungsu

  Tersenyum Dalam Tidur... ketika kemaren dalam canda terbahak dia si bungsu yg slalu terngiang tak lepas dari teriakan, lari dan loncatan... tak jera jatuh dan terguling... yg dia mengerti... bahagia bersama... si bungsu... saat ini... berproses dalam sebuah kalimat... "saya akan mengerti..." cinta... kasih sayang.. duka... dia dan mereka... seiring waktu kan berlalu... perjalanan kan terisi dalam ruang ruang warna kehidupan... Tak ingin cepat berlalu... terlalu indah dan sebentar saat ini, bungsu yg dulu dalam pangkuan, adzan pertama dikumandangkan, kini berjalan dan berlari dng mapan  tak ingin segera hening... membuka pintu dan sambut teriakan hangat dan lari kecil dengan pelukan dan pinta untuk digendong... tak ingin akan sendiri... saat nanti mempertemukan dng takdir pendamping... dan disini terasa asing dng keriputnya diri yg menunggu tidur terlelap... #Bungsu

Ikrar Penutup dalam Pesta

  Sabtu, 11 Maret 2023 - 03.04 Malam dng dentang lagu riuhnya suara dan cahaya melepas harapan dlm gema terima kasih kpd mereka yg mengerti yg mndengar... dan punya hati... ikrar ini adlh penutup kalbu yg mnunggu petang yg menanti... besok kah atau hari ini... pandangan yg baru  kembali yg lama... tak ada apa-apa lgi... kenangan pahit yg telah terlukis dlm cerita diri... suatu saat... jika dia berkata... mari kita bersama... pertanda keajaiban dan doa lama yg baru saja didengarnya... harapan ini tersimpan dlm ikrar yg dianggap nista... dan terbuka jika keluar dari ucapnya... Pesta telah usai...  tubuh yg lelah dan melayang dng teriakan gema sesal... dng pengakuan rasa yg tak pernah benar dimatanya...  sambil mnunggu petang yg sudah menanti... kembali lama dlm diri yg terluka... selamat datang kembali... diri yg menyepi lagi... bening mata terakhir berkorban... smpailah didepan rumah... smbil mengetuk pelan semua pintu yg tak mngerti dng rasa... aku datang... membawa ...

14 Hari yang Abu

Rabu, 08 Maret 2023    - 12.57 Sembunyikan perasaan ini... tenggelamkan sakit ini... dan lenyapkan ingatan rasa ini... mohon dlm doa yg ingin didengar... agar stiap temunya sperti suara riuhnya jalanan diwarung kopi... 18.53 Perjalanan membawamu bertemu dengan ku ku bertemu kamu... ya... tulus dng nadanya yg indah... ku kira kita asam dan garam dan kita bertemu dibelanga kisah yg ternyata tak seindah itu... ku kira kita akan bersama begitu banyak yg sama latar mu dan latar ku... ku kira tak kan ada kendala... ku kira ini kan mudah... kau aku jdi kita.... hati-hati dijalan... nada-nada indah inilah yg terngiang... dlm sendunya temu dalam diam... dingin dan tak bermelodi... lirih yg bernafas... terengah sakit... tak merintih... tpi meratap harap kembali satu... Kamis, 09 Maret 2023 : 18.00 Tak ingin temu kembali lirih... menghindar... angin masih sejuk dikala pagi kan sore... tak usah mengalih pandang... krena itu sia-sia... harap tetaplah h...

Sedikit Saja ...

Selasa, 07 Maret 2023 - 00.07 Masih teringat di sore tadi... kebahagiaan semu... tak adakah sdikit rasa... ataukah iba... lihatlah seluruh prosesnya... atau sebagian saja... jika tak bisa... sedikit saja... atau mungkin menganggap diri ini nista... sedikit saja... dlm sujud ingin bahagia... sedikit saja... rendahny diri dipertaruhkan... sedikit saja... tak ada akal untuk rasa... sedikit saja... lihatlah... dlm beningny air menitik sepi... sedikit saja... tak ingin lebih... hnya bersama... sedikit saja... mohon jiwa bersenandung sendiri... mengingat sore tadi... kebahagiaan semu... kembalilah dng iba... walau diri serendahnya dipandang mata... sedikit saja... diri bermohon dlm lamunan tetesen bening lagi... sedikit saja... tak ingin mengingatnya... derita rasa yg dianggap nista... 17.44 Pandangan itu adlh jwaban.. tak ada harap dan waktu mengulang... skrg mngerti.... bagaimana langkah dlm menerima... tak mnggenggam... jarak itu mengisyaratkan... bhwa tak...

Kebahagiaan Semu

  Minggu, 05 Maret 2023 - 20.30 Terasa sngt hening... apa yg dia pikirkan skrg... apa yg dia rasa skrg .. dia mngetahui ? atau teranggap sbg org yg tak ada... tak ingin lebih sekedar.. tak ingin lebih dari.. hnya saja dia lebih dari rasa bahagia... keberadaannya... kebersamaan... dan dlm perjalanan hidup yg ternyata sama... jika ini jalanmu... pertemuan dri mu... pintakan kepadanya...  keinginan kembali bersama... genggam perjalanan... bukan skrg dlm penderitaan dlm kerinduan yg berbeda... ya... merindukan dan harap dlm doa... skrg... dan terus... smpai dia bertnya.. mngapa... dan jawabnya kita berbeda... kcuali kebahagiaan yg dirasakan sama... kita bisa mengiringi dlm lembar baru... dan tak kan berbeda... 22.23 Tak berdusta dng rasa bhwa menunggu dlm derita saat ini... mengira ada kabar... pesan... ataupun temu.. bgitu derita yg diinginkan dng bertahan... siapa yg ingin... air pun tak mnginginkan diriny kotor... inilah adanya.. yg dikehendaki ...