Sabtu, 25 Feb 2022
Berdentang dlm ungkapan
kebenaran atau kesalahan
apa yg terjadi...
menghilang atau kembali...
menunggu...
ya... kita berbeda... namun diri tetap berharap...
*Selasa, 28 feb 2023, 23.24
Mengungkapkannya adalah kesalahan terbesar...
memendamnya adalah rasa yg sngt menyakitkan...
ternyata... rasa yg tak benar ini adalah kebenaran jika pilihannya adalah diam...
waktu telah menjawab...
tak bisa terulang...
ya... menahan diri...
tuk bertemu... dan tak kan merindu...
adalah hal munafik...
namun ini harus bertahan...
sampai kapan...
sampai rasa ini akan membenarkan
bahwa mengungkapkannya tak lebih salah dng rasa yg mnyakitkan...
Rabu, 01 Maret 2023- 00.01
Menunggu waktu...
jemari tangan bergetar...
lidah tak terucap...
hati bergemuruh...…
dan ego mengurung jiwa...
bahwa tak ada yg salah saat ini...
kebenaran dlm pnyesalan yg tak kan kunjung pergi...
apa yg ditunggu...
tak ada... karena hati dlm kemunafikan
yg berkuasa...
tak kuat dlm rindu...
namun kuat dlm menahan hati...
teriaklah... dng kuat dan lantang...
bahwa tak ada kebenaran...
18.00
Rindu yg munafik...
tak kala takdirnya menghujam jiwa yg bukan mereka...
biarkan hujan reda dng sendirinya...
dan rumput tertiup angin sambil berbisik lirih...
jng menunggu... dan menghilanglah...
*Kamis, 02 Maret 2023 - 18.26
Terasa asing...
asing yg bergelut dalam ego rindu...
terbayang daun itu jatuh dan menutupi tanah yg tandus kemudian menyuburkan dng kebusukannya, dan merindangkan...
ini hanyalah asa...
sangat asing... dan tak ingin berkata...
diam adalah jwaban...
lebih asing karena bayanganmu semu...
harapan ingin... namun...
ah... terlalu asing hari ini...
*Jumat, 03 Maret 2023 - 18.59
Berbeda dlm semu...
dan berpandang dlm temu...
apakah dia tau... kala air dan ikan sling mngiringi canda gurau dlm keheningan...
dan skrg hnya air yg mngalir mngikuti ikan yg melangkah smakin jauh...
entah kemana dan smpai kpn...
dan jemari hnya menulis dlm suara kalbu...
*Sabtu, 04 Maret 2023 - 20.03
Keinginan yg berakhir hampa...
berbicara... bercanda... bergurau...
tak ingin mngulang tpi bermimpi...
melintas tepian dlm suara berisik angin...
mngulanglah kembali...
karena ingin dlm berkata...
rindu ini sudah semakin mnyakitkan...
Penat... tak berderai... dan tak mengering...
sungguh lelah... sungguh...
ini bukan sandiwara...
tak ingin smpai kpn...
smpai... dan entah...
jemari tak lelah menulis...
krena ini adalah rindu yg sebenarnya...
tpi sbuah kesalahan...

Komentar
Posting Komentar